Ovo dan Gopay Menantang Perbankan
Kehadiran pemain fintech di bisnis transaksi pembayaran elektronik akan menyaingi perbankan. Data Bank Indonesia (BI) di akhir 2019 menunjukkan dua pemain uang elektronik yakni Ovo dan Gopay masuk dalam daftar lima besar pangsa pasar sistem pembayaran. Ovo menguasai sekitar 9%, diikuti Gopay sebesar 8,4%.
Data seluruh transaksi pembayaran ini mencakup kartu debit, kartu kredit dan uang elektronik. Pencapaian pemain uang elektronik ini memang cukup mengesankan karena masih bisa dianggap sebagai pemain baru di industri keuangan.
“Pada akhir 2015, sistem pembayaran masih didominasi oleh perbankan. Namun pada akhir 2019, peranan non-bank sudah mulai muncul. Jadi perkembangannya luar biasa,” ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Sugeng Senin (9/11) kemarin dalam acara diskusi Indonesia Fintech Society (IFSoc).
Dari 10 besar penguasa pasar di transaksi pembayaran, lima pemain uang elektronik kian perkasa menantang perbankan. Sementara dari transaksi uang elektronik pemain fintech sendiri, Ovo masih mempin dibandingkan pesaingnya dari Bank Mandiri dan Gopay. Ovo memiliki pangsa pasar hingga 20% diikuti Gopay dan Bank Mandiri yang masing-masing menguasai 19%.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023