Konsumen Masih Takut Belanja
Bank Indonesia terus mendukung upaya percepatan pemulihan ekonomi Jawa Timur (Jatim) di tengah pandemi covid 19 ini. Salah satunya penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam transaksi digital.
“QRIS mendapat respon positif di masyarakat Jatim. Tercatat sekitar 560.000 merchant QRIS,” kata Din Ahmad Johansyah, Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Timur (BI Jatim), saat wawancara zoom meeting bersama Surya, Senin (3/11).
Penggunaan transaksi digital ini merupakan cara efektif berinteraksi antara produsen dengan konsumen di saat pandemi, Difi meyakini bila masyarakat kembali berbelanja, maka pertumbuhan ekonomi Jatim kembali normal.
Saat ini tantangan yang harus diselesaikan adalah menumbuhkan confidence atau kepercayaan diri masyarakat agar mau berbelanja lagi. Terutama di sektor jasa seperti hotel, pariwisata dan restauran. “Masyarakat harus didorong untuk adapter terhadap prokes yang mendukung peningkatan kepercayaan dalam belanja,” cetus Difi.
Memasuki kuartal IV di bulan Oktober, Din memprediksi beberapa daerah kemungkinan akan mulai mencatatkan inflasi. Inflasi Ini bisa mendorong ekonomi tumbuh, seperti yang sudah terlihat di Kediri, kemudian Surabaya, Malang. Batu, Madiun dan Banyuwangi Tidak hanya sektor jasa, daerah dengan sektor pertanian juga diprediksi tumbuh, di Madiun dan Blitar.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023