;

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Minus 3 Persen

Ekonomi Mohamad Sajili 03 Nov 2020 Radar Surabaya
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Minus 3 Persen

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut jika pertumbuhan ekonomi di kuartal III/2020 minus 3 persen. Jika mengacu pada data tersebut, maka Indonesia sudah mengalami penurunan ekonomi dalam dua kuartal dan menjadikan negara ini masuk jurang resesi.

Meski negatif dikatakan Jokowi, realisasi tersebut lebih baik jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi di kuartal II/2020 yang minus 5,32 persen.

“Jadi, kuartal III mungkin minus tiga persen lebih sedikit. Dan itu adalah trennya membaik, tren positif. Ini yang harus ditekankan dari pengumuman BPS, dari minus 5,32 persen (kuartal II, Red) menjadi minus 3 sekian persen,” kata Jokowi saat membuka sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/11).

Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan akan mengumumkan realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal III/2020 pada 5 November 2020 nanti.

Maka itu, Presiden Jokowi menekankan kepada jajarannya untuk menggenjot realisasi belanja anggaran pada kuartal IV atau paruh terakhir di 2020. “Di kuartal IV/2020 ini, saya sampaikan ini sangat penting sekali. Agar kita lebih baik lagi. Agar bisa memperbaiki lagu. Syukur bisa masuk positif, sehingga belanja, spending, harus menjadi kejar-kejaran kita semuanya, “ papar mantan Gubernur DKI Jakarta itu.


Download Aplikasi Labirin :