Pergulaan : Menanti Janji 12 Importir Menyerap Gula Petani
Setelah khawatir impor sejak awal tahun, kini petani tebu didalam negeri memperoleh angin segar. Sebab, 12 importir gula sepakat membeli seluruh gula yang dihasilkan dari tebu petani pada musim giling tahun ini. Dalam dokumen yang dikirimkan Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), harga pembelian gula petani disepakati Rp 11.200 per kilogram (kg). kedua belas perusahaan itu adalah PT Sugar Labinta, PT Dharmapala Usaha Sukses, PT Makasar Tene, PT Berkah Manis Makmur, PT Permata Dunia sukses Utama, PT Sentra Usahatama Jaya, PT Medan Sugar Industry, PT Andalan Furnindo, PT Angels Products, PT Kebun Tebu Mas, PT Adhikarya Gemilang, dan PT Priscolin.
Sekretaris Jendral APTRI M Nur Khabsyin menyatakan, kesepakatan antara APTRI dan 12 Importir tersebut menjadi sentiment positif bagi harga gula di tingkat petani tebu. “Petani tebu diminta untuk tidak menjual gulanya dibawah Rp 11.200 per kg,” katanya. Per 10 Juli 2020, harga gula di tingkat petani tebu telah mencapai Rp 10.975 per kg. “Saat menyaksikan kesepakatan itu, ke-12 perusahaan importir tersebut menyatakan kesiapan penyerapannya,” ujarnya.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023