;

Rp 3,3 Triliun untuk Hotel dan Restoran

Ekonomi Mohamad Sajili 02 Oct 2020 Kompas
Rp 3,3 Triliun untuk Hotel dan Restoran

Pemerintah berencana menggulirkan stimulus berupa hibah pariwisata pada Oktober- Desember 2020 bagi industri hotel dan restoran agar mereka mampu bertahan dan meyakinkan masyarakat jika aman dikunjungi.

Direktur Manajemen Industri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Henky Manurung, Kamis (1/10/2020), mengatakan, kementeriannya siap menggulirkan hibah pariwisata senilai Rp 3,3 triliun yang merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional.

Hibah itu, menurut rencana, untuk industri perhotelan dan restoran di 85 kabupaten/kota serta akan disalurkan melalui pemerintah daerah. Dengan hibah tersebut, pengelola hotel dan restoran diharapkan lebih siap menerapkan protokol kebersihan, kesehatan, keamanan dan ramah lingkungan (CHSE).

Kemenparekraf juga tengah menyiapkan program sertifikasi CHSE gratis bagi para pelaku pariwisata di daerah. Sertifikat CHSE itu merupakan upaya agar wisatawan merasa aman ketika berkunjung ke lokasi wisata. Total biaya yang dianggarkan untuk program tersebut Rp 97,76 miliar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah wisatawan mancanegara (wisman) pada Agustus 2020 hanya 165.000 orang atau tumbuh 4,45 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Namun, pertumbuhan kunjungan wisman secara tahunan minus 89,22 persen. Kunjungan wisman ke Tanah Air didominasi dari Timor Leste (54 persen), Malaysia (35 persen), dan China (2,2 persen).

Secara kumulatif, jumlah wisman sepanjang Januari-Agustus 2020 hanya 3,4 juta orang. Pertumbuhannya minus 68,17 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 10,7 juta orang.


Download Aplikasi Labirin :