;

Bitcoin Melemah, Altcoin Curi Perhatian

Ekonomi Hairul Rizal 31 May 2025 Kontan (H)
Bitcoin Melemah, Altcoin Curi Perhatian
Bulan Juni historisnya menjadi periode yang kurang menguntungkan bagi investor kripto, dengan data menunjukkan rata-rata imbal hasil Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) cenderung negatif setiap Juni sejak 2013. Menjelang Juni 2025, Trader Tokocrypto Fyqieh Fachrur memperkirakan potensi koreksi BTC sebesar 5–10%, dengan penurunan jangka pendek hingga ke level sekitar US$ 102.000 dari posisi terakhir di US$ 105.958.

Fyqieh menyoroti bahwa sentimen pasar kripto saat ini juga sangat dipengaruhi oleh kebijakan moneter global dan arah suku bunga AS, dengan pertemuan FOMC pada 17–18 Juni 2025 menjadi perhatian utama pasar. Ia juga menyarankan investor untuk mempertimbangkan altcoin seperti XRP, yang sedang mendapat sorotan setelah Webus International Limited berencana menghimpun dana hingga US$ 300 juta untuk membentuk cadangan strategis dalam XRP.

Inovasi lain yang mendorong sentimen positif datang dari Coinbase, yang meluncurkan kontrak futures BTC, ETH, dan altcoin lainnya seperti SOL, ADA, dan HBAR, memungkinkan perdagangan 24 jam. Ini dianggap Fyqieh sebagai sinyal positif yang bisa mendorong legitimasi dan eksposur lebih besar terhadap aset kripto.

Altcoin lain yang dinilai prospektif antara lain TON, yang mendapat sentimen positif dari perekrutan Nikola Plecas, mantan eksekutif Visa, sebagai VP of Payments untuk mengintegrasikan TON dalam ekosistem Telegram. Adopsi ini dianggap mampu mendongkrak potensi TON dalam sistem pembayaran digital.

Dari sisi lokal, Robby, Chief Compliance Officer Reku, menilai tren investasi kripto di Indonesia terus berkembang. Ia optimistis jumlah investor akan terus meningkat dan menyebut bahwa kripto kini mulai dilihat sebagai bagian dari portofolio jangka panjang, sejalan dengan proyeksi Statista bahwa jumlah investor kripto Indonesia bisa menembus 28,65 juta orang pada tahun 2025.