Perluasan Akses Pendidikan Gratis di Jateng
Siswa dari keluarga miskin di Jateng memiliki berbagai pilihan untuk mengenyam pendidikan gratis di tingkat SMA. Tak hanya disekolah negeri, kini para siswa juga bisa bersekolah gratis disejumlah sekolah swasta yang bermitra dengan Pemprov Jateng. Perluasan akses pendidikan gratis diharapkanmeningkatkan angka partisipasi sekolah dan menekan kemiskinan di Jateng. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan, sebagian masyarakat miskin di wilayahnya tidak bersekolah. Bukan hanya karena tidak punya uang, juga karena langsung disuruh bekerja oleh orangtuanya setelah lulus SMP. Padahal, pendidikan merupakan modal penting untuk keluar dari kemiskinan. Untuk itu, Pemprov Jateng bermitra dengan SMA dan SMK swasta di wilayahnya membuat program sekolah gratis bagi siswa dari keluarga miskin, untuk memperluas layanan pendidikan gratis bagi masyarakat.
Menurut Ahmad Luthfi, 56 SMA dan 83 SMK swasta di 35 kabupaten/kota terlibat dalam program tersebut. Di setiap sekolah akan ada satu rombongan belajar yang terdiri atas 36 siswa. Dengan demikian, setidaknya 5.004 siswa bakal menikmati program tersebut tahun ini. Biaya pendidikan mereka, akan ditanggung Pemprov Jateng melalui bantuan operasional sekolah daerah (BOSDa). Dalam setahun, Pemprov Jateng menganggarkan Rp 2 juta per anak untuk program tersebut. ”Layanan dasar terkait sekolah ini harus terpenuhi. Tidak cukup sandang, pangan, dan papan, tetapi juga kecerdasan bagi anak-anak kita untuk masa depan Jateng,” kata Luthfi di Jakarta, Rabu (21/5).
Pada Kamis (22/5) Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Sadimin mengatakan, pelibatan sekolah-sekolah swasta dalam program pendidikan gratis dilakukan supaya masyarakat miskin yang mendapatkan manfaat semakin banyak, calonsiswa yang bisa mendaftar untuk program tersebut harus berasal dari keluarga miskin prioritas 1, prioritas 2, dan prioritas 3 berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Selain itu, penyandang disabilitas, anak yang tinggal di panti asuhan, dan anak tidaksekolah juga diperbolehkan mendaftar. Pendaftaran seleksi masuk SMA/SMK swasta mitra Pemprov Jateng itu bisa dilakukan melalui Sistem Informasi Aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) atau dilaman resmi https://spmb.jatengprov.go.id/. Tahapan bakal dimulai Senin (26/5). (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023