Pasar Euforia, Risiko Mengintai
Gencatan senjata sementara dalam perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China telah memicu euforia di pasar saham global. Namun, seperti diingatkan oleh Liza Camelia Suryanata, Head of Research Kiwoom Sekuritas, optimisme ini masih bersifat jangka pendek dan tidak didukung oleh fondasi kebijakan yang solid, terutama karena arah kebijakan Presiden AS Donald Trump masih sulit diprediksi. Penurunan tarif dari kedua negara memang memberi angin segar, tetapi belum menjamin kesepakatan permanen dalam 90 hari ke depan.
Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research Pilarmas Investindo Sekuritas, menekankan bahwa investor perlu tetap berhati-hati dan tidak gegabah merotasi portofolio, meskipun sentimen jangka pendek bisa dimanfaatkan untuk keuntungan terbatas. Aset konservatif seperti obligasi bisa dikurangi porsinya, namun tetap perlu dijaga dalam strategi jangka menengah-panjang.
Martin Aditya, Investment Analyst Capital Asset Management, menilai belum ada alasan kuat untuk melakukan rotasi besar-besaran dari safe haven seperti emas, meski sentimen deeskalasi perang dagang bisa mendorong arus masuk asing ke saham domestik, terutama sektor perbankan, logistik, dan komoditas.
Sementara itu, Freddy Tedja, Head of Investment Specialist Manulife Aset Manajemen Indonesia, menekankan pentingnya kebijakan domestik yang pro-pertumbuhan agar efek positif global bisa berdampak nyata bagi perekonomian nasional.
Di sisi lain, Bhima Yudhistira, Direktur Celios, mengkritisi lambatnya negosiasi tarif Indonesia–AS yang kurang transparan akibat perjanjian NDA. Ini berpotensi melemahkan posisi tawar Indonesia dan membuat RI tertinggal dari China yang sudah lebih dulu menyepakati penurunan tarif.
Secara keseluruhan, gencatan tarif memberikan dorongan jangka pendek bagi pasar, namun para tokoh ekonomi menegaskan pentingnya kewaspadaan, konsistensi kebijakan global, dan penguatan ekonomi domestik agar Indonesia tidak hanya menjadi penonton dalam dinamika dagang dunia.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023