Permintaan Mulai Normal Penjualan Eceran Kontraksi 6,9%
BI memperkirakan penjualan eceran pada April 2025 terkontraksi 6,9% dari posisi Maret yang tumbuh 13,6%, karena permintaan secara bertahap mulai normal setelah meningkat pada bulan Ramadan dan Idulfitri. Adapun survey BI juga memperkirakan penjualan pada Juni dan September 2025 dalam tren menurun. “Secara bulanan, penjualan eceran pada April 2025 diperkirakan terkontraksi sebesar 6,9%, dipengaruhi oleh normalisasi permintaan masyarakat seiring berakhirnya periode Ramadan dan Idulfitri,” jelas Kepala Departeman BI Ramdan Denny Parkoso. Mayoritas kelompok barang tercatat turun dan berada dari pada kelompok perlengkapan rumah tangga lainnnya (-10,6%, secara month to month/mtm), makanan, minuman, dan tembakau (-7,2%, mtm).
Responden menginformasikan penurunan penjualan eceran dipengaruhi oleh
normalisasi permintaan masyarakat seiring berakhirnya periode Ramadan dan
Idulfitri. Sementara itu, kelompok bahan
bakar kendaraan bermotor menjadi satu-satunya kelompok yang tercatat mengalami perbaikan meski masih dalam fase kontraksi sebesar 0,8%
(mtm) didukung oleh kelancaran distribusi. BI memperkirakan Indeks Penjualan Riil
(IPR) April 2025 mencapai 231,1 karena didiukung oleh tumbuhnya kelompok suku
cadang dan aksesoris, bahan bakar, dan subkelompok sandang. Kondisi IPR pada
April 2025 disokong oleh tumbuhnya kelompok suku cadang dan aksesori, bahan
bakar kendaraan bermotor, dan subkelompok sandang. Sedangkan penjualan kelompok
lainnya diperkirakan menurun, tertama kelompok
peralatan informasuk dan komunikasi, perlengkapan rumah tangga lainnya, makanan, minuman, dan tembakau. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023