;

Permukiman Kumuh di Jakarta akan Ditata secara Bertahap

Ekonomi Yoga 17 May 2025 Kompas
Permukiman Kumuh di Jakarta akan Ditata secara Bertahap

Pemprov Jakarta akan menata 161 RW kumuh secara bertahap untuk  meningkatkan kualitas hidup warga, meliputi perbaikan infrastruktur dasar seperti saluran air hingga renovasi balai warga. Pemasangan kamera pemantau terintegrasi juga diprioritaskan untuk memperkuat keamanan lingkungan. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Jakarta mencatat sebanyak 284 dari 445 RW kumuh di Jakarta sudah berhasil dibenahi hingga 2024 sehingga tersisa 161 kawasan yang menunggu dibenahi. Data tersebut mengacu statistic BPS tahun 2017 yang menjadi acuan target program penataan kawasan kumuh oleh Pemprov Jakarta. Sekdis PRKP Jakarta, Meli Budiastuti mengungkapkan, pada 2025, pemerintah akan menata 55 RW kumuh secara bertahap. Sisanya dilanjutkan pada 2026 dan seterusnya.

”Sesuai data BPS, terdapat 445 RW kumuh yang menjadi target penataan Pemprov. Sampai 2024 sebanyak 284 RW telah ditangani. Tahun ini akan dilanjutkan pada 55 RW dan sisanya akan diatasi secara bertahap,” ujar Meli, Jumat (16/5). Salah satu fokus penataan kawasan kumuh pada tahun ini adalah RW 001 Kelurahan Menteng, Jakpus. Di kawasan tersebut akan dilakukan perbaikan saluran air, pembangunan mandi-cuci-kakus (MCK) komunal, dan renovasi balai warga. Warga juga mengajukan pembangunan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA). Dalam upaya penataan kawasan kumuh, Pemprov Jakarta juga berencana membangun rusun di Jakut pada 2025, yang diharapkan jadi solusi mengatasi permasalahan kawasan padat penduduk serta permukiman kumuh. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :