Satwa Langka Terselamatkan Bau Elpiji
Penggerebekan rumah, markas komplotan penyelewengan elpiji bersubsidi di DI Yogyakarta menguak kasus lain. Polisi juga menemukan 10 ekor satwa langka dilindungi yang dipelihara secara ilegal oleh pemilik rumah sekaligus pelaku utama penyelewengan elpiji. Pengungkapan kasus bermula dari laporan warga yang sering mencium bau menyengat elpiji saat melintasi rumah di Desa Wijimulyo, Kulon Progo, DIY. Penggerebekan dilakukan pada 15 April 2025, dan ditemukan pemindahan isi tabung elpiji 3 kg bersubsidi ke tabung elpiji nonsubsidi kapasitas 5,5 kg dan 12 kg. Setiap hari, 150 tabung elpiji 3 kg isinya dipindahkan ke tabung 5,5 kg dan 12 kg.
JS (46) pemilik rumah sekaligus otak kejahatan, menguasai empat pangkalan elpiji sehingga bisa mendapat pasokan dalam jumlah besar. Keempat pangkalan itu kini telah diputus hubungan usahanya oleh PT Pertamina. Penyelewengan elpiji bersubsidi ini dilakukan JS sejak Januari 2024 dengan keuntungan Rp 20 juta setiap bulan, yang dipakai JS untuk membiayai hobinya, memelihara satwa eksotis. Total ditemukan 10 ekor satwa dari empat spesies dilindungi yang dikurung di kandang, terdiri dari dua beruang madu (Helarctos malayanus), lima binturung (Arctictis binturong), satu owa ungko (Hylobates agilis), dan dua owa jenggot putih (Hylobates albibarbis).
Kepolisian berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta untuk mengevakuasi seluruh satwa tersebut. Direktur Reskrimsus Polda DIY, Kombes Wirdhanto Hadicaksono, Kamis (15/5) memaparkan, JS mengetahui penjualan satwa-satwa dilindungi itu dari media sosial. Pada November 2024, dia membeli 10 ekor satwa itu dari tiga penjual berbeda di Banten, Jabar, dan Jatim dengan total nilai Rp 47,5 juta. JS telah ditahan dan menghadapi dua ancaman pidana untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Selain ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyelewengan elpiji bersubsidi, dia juga dijerat kasus kepemilikan dan pemeliharaan satwa yang dilindungi. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023