Dibutuhkan Sekitar2.000 Guru untuk Sekolah Rakyat
Pemerintah terus mempersiapkan penyelenggaraan program Sekolah Rakyat sebagai pemenuhan hak pendidikan bagi masyarakat tidak mampu. Sejumlah skema rekrutmen guru dan sistem sekolah ramah anak disiapkan sebelum memulai proses pembelajaran yang direncanakan pada tahun ajaran baru 2025/2026. Sejumlah menteri dan pejabat terkait mengikuti rakor membahas rencana ini di Kantor Kemensos, Kamis (15/5). Mensos, Saifullah Yusuf mengatakan, hingga saat ini sudah ada 9.000 calon siswa sekolah rakyat. Mereka berasal dari keluarga kelompok desil 1 dan desil 2 dalam data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) yang diintegrasikan dengan data pokok pendidikan (dapodik). Kelompok desil 1 adalah kelompok rumah tangga yang termasuk 10 % terendah tingkat kesejahteraannya secara nasional, sedangkan desil 2 adalah kelompok rumah tangga yang berada di peringkat ke-11-20 % terendah.
Meski begitu, mereka diperbolehkan jika ingin menggunakan kesempatan mengikuti sistem penerimaan murid baru (SPMB) untuk masuk sekolah reguler. Semua pilihan anak tersebut akan melalui persetujuan orangtua. ”Boleh (daftar SPMB), enggak ada mengunci (masuk sekolah rakyat). Tapi, mereka ini akan dikunjungi (di asrama sekolah rakyat). Kemudian, orangtuanya juga bersedia menyekolahkan di sekolah rakyat. Kami enggak boleh menghalang-halangi,” tutur Saifullah. Sebanyak 65 lokasi di seluruh Indonesia sudah siap digunakan sebagai calon sekolah rakyat. Lokasi tersebut umumnya mengoptimalkan sejumlah aset milik pemerintah, seperti Sentra Kemensos dan aset milik Kemendikdasmen. Terkait rekrutmen guru, jika sudah banyak berdiri sekolah rakyat, diperkirakan membutuhkan sekitar 2.000 guru. Di samping itu, sejauh ini sudah ada 153 calon kepala sekolah rakyat yang masih dalam proses seleksi. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023