;

Kebocoran Siber Ancam Keamanan Bisnis

Teknologi Hairul Rizal 03 May 2025 Bisnis Indonesia
Kebocoran Siber Ancam Keamanan Bisnis
Meningkatnya kompleksitas ancaman siber menempatkan semua jenis bisnis, termasuk usaha kecil dan menengah (UKM), dalam posisi rentan terhadap serangan digital. Studi Cisco mengungkap bahwa sepertiga UKM di Indonesia mengalami serangan siber dalam 12 bulan terakhir, menunjukkan bahwa ancaman ini tidak hanya menyasar korporasi besar tetapi juga bisnis skala kecil yang sering kekurangan sumber daya dan keahlian teknis.

Contoh besar seperti kebocoran data BPJS Kesehatan dan serangan ransomware terhadap Pusat Data Nasional yang mengganggu 282 institusi pemerintah memperlihatkan dampak masif serangan siber, termasuk permintaan tebusan jutaan dolar. Di ranah global, British Airways dan Carousell juga terkena sanksi besar akibat pelanggaran data, menunjukkan bahwa kerugian bukan hanya dari sisi finansial, tetapi juga reputasi jangka panjang.

Keamanan siber kini merupakan isu strategis, bukan sekadar tanggung jawab tim IT. Forbes mencatat 80% konsumen di negara maju meninggalkan merek yang gagal melindungi data mereka, memperkuat urgensi untuk membangun “kepercayaan siber.” Keamanan siber juga menjadi syarat penting dalam rantai pasok global dan akses terhadap peluang bisnis baru.

Langkah-langkah strategis yang disarankan mencakup peningkatan visibilitas data, integrasi keamanan dalam budaya perusahaan, pemanfaatan AI untuk deteksi dini, tata kelola sesuai standar seperti UU PDP dan ISO 27001, serta kesiapan dalam merespons insiden. Organisasi yang membangun ketahanan dan kepercayaan siber akan lebih mampu bertahan dan berkembang dalam era digital yang kian berisiko.
Download Aplikasi Labirin :