Menyusun Jurus Cegah Kerugian di Pasar
Kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) yang menurun sepanjang awal 2025, bahkan sempat ke bawah 6.000, membuat sejumlah sekuritas merevisi target mereka. Proyeksi IHSG yang sebelumnya diprediksi menuju kisaran 7.800 - 8.000, kini menjadi konservatif atau hanya rebound terbatas ke area 6.900 - 7.300. Asa peningkatan IHSG ke depan ditopang sejumlah faktor sebagai meredanya ketidakpastian perang dagang, potensi pemangkasan suku bunga acuan, hingga pertumbuhan kinerja emiten. Indeks Bisnis-27, sebagai indeks saham kerjasama Bisnis Indonesia dan Bursa Efek Indonesia (BEI), turut berbenah dengan mengenalkan anggota dan pembobotan baru untuk periode perdagangan Mei-Oktober 2025
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023