Usai Santap Menu MBG, 400 Pelajar Keracunan
400 pelajar di Kabupaten Tasikmalaya, Jabar, merasakan mual, pusing, sakit perut, hingga diare pada Kamis (1/5) diduga karena menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasar data yang dihimpun Kompas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya hingga Jumat (2/5), para pelajar itu berlokasi di Kecamatan Rajapolah. Mereka tersebar dari jenjang pendidikan TK, SD, hingga SMP. Para siswa mengonsumsi paket MBG pada Rabu (30/4). Selang sehari, para siswa mulai merasakan gejala keracunan, seperti mual, pusing, sakit perut, dan diare. Sebanyak 25 korban harus menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan. Sementara korban lain menjalani perawatan secara mandiri karena hanya mengalami gejala ringan.
”Kami menerjunkan tim ke lapangan untuk mengetahui penyebab terjadinya peristiwa ini,” kata Kadis Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Dadan Wardana. Hanya 20 pelajar yang dirawat di puskesmas, tujuh pelajar menjalani observasi di rumah sakit setempat. ”Kami masih menunggu data dari tim di lapangan. Sampel makanan telah dikirim untuk diperiksa di laboratorium,” ujarnya. Total sudah tiga kasus keracunan makanan yang diduga dari paket MBG dalam 10 hari terakhir dengan korban 907 pelajar untuk jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA. Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono prihatin dan menyesalkan peristiwa siswa mengalami keracunan diduga dari paket MBG terus terjadi di Jawa Barat. Ia kembali meminta Presiden Prabowo dan Badan Gizi Nasional melakukan evaluasi total pelaksanaan MBG. Sebab, banyak masalah terjadi selama pelaksanaan MBG, misalnya keracunan yang dialami ratusan pelajar di Jabar. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023