;

Emiten Ini Menarik Meski Belum Untung

Ekonomi Hairul Rizal 22 Apr 2025 Kontan
Emiten Ini Menarik Meski Belum Untung
Kinerja PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengalami tekanan pada tahun 2024, dengan mencatatkan rugi bersih sebesar US$ 56 juta, meningkat dari kerugian tahun sebelumnya. Meskipun demikian, prospek jangka panjang MDKA dinilai masih positif oleh para analis, berkat fundamental operasional yang tetap solid, terutama dari pertumbuhan pendapatan sebesar 31,2% yoy menjadi US$ 2,23 miliar, yang didorong oleh peningkatan penjualan nikel dan bijih limonit.

Analis Andhika Audrey dari Panin Sekuritas menjelaskan bahwa tekanan kinerja terutama berasal dari lonjakan beban keuangan akibat tingginya suku bunga global. Namun ia tetap merekomendasikan buy untuk saham MDKA, meski dengan penurunan target harga menjadi Rp 1.200 karena tekanan pada harga nikel dan potensi keterlambatan proyek.

Sementara itu, analis Indy Naila dari Edvisor Provina Visindo melihat prospek positif MDKA didukung oleh potensi kenaikan harga emas dunia di tengah ketidakpastian global. Ia memperkirakan harga emas bisa mencapai US$ 3.400–US$ 3.500 per ons troi, yang akan meningkatkan pendapatan dan margin MDKA. Indy merekomendasikan buy dengan target harga Rp 2.160.

Dari sisi operasional, Benny Kurniawan dari JP Morgan mencatat bahwa produksi Tambang Emas Tujuh Bukit sesuai ekspektasi dan akan meningkat pada kuartal I 2025. Ia menekankan pentingnya efisiensi pada sektor nikel dan menyebut proyek Tambang Emas Pani sebagai pilar utama pertumbuhan ke depan. Benny mempertahankan rekomendasi overweight dengan target harga Rp 1.950.

Secara keseluruhan, meski masih menghadapi risiko seperti kenaikan belanja modal dan volatilitas harga komoditas, MDKA dinilai berada di jalur pemulihan, dengan strategi fokus pada ekspansi emas dan efisiensi operasional di sektor nikel yang berpotensi memperbaiki kinerja keuangan di masa depan.
Download Aplikasi Labirin :