IDXCarbon Kuasai dan Unggul di Asia Tenggara
Bursa Karbon Indonesia atau IDXCarbon mencatatkan total nilai dan volume transaksi masing-masing sebesar Rp77,91 miliar dan 1,59 juta ton CO2 ekuivalen (tCO2e) dari sejak diluncurkan pada 26 September 2023 hingga 17 April 2025. Pencapaian ini menjadikan IDXCarbon unggul dibanding sejumlah bursa karbon regional, termasuk Jepang, Malaysia, dan Thailand. Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menyampaikan, capaian tersebut menunjukkan daya tarik kuat IDXCarbon, baik dari pelaku domestik maupun internasional. Bahkan permintaan dari pemilik proyek carbon luar negeri untuk mendaftarkan kredit karbon mereka di Indonesia terus meningkat. "Transaksi kita dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan bursa karbon di Jepang. IDXCarbon juga unggul dibandingkan dengan bursa karbon di Thailand dan Vietnam," kata Iman. Iman mengungkapkan jasa bursa karbon di IDXCarbon meningkat drastis sebesar 58% dari 16 partisipan saat peluncuran, menjadi 111 partisipan pada April 2025. Volume transaksi pada kuartal I-2025 saja telah mencapai 690.675 tCI2e, melampaui total transaksi tahun 2024 sebesar 413.764 tCO2e dan 494.254 tCO2e pada tahun 2023. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023