Pembagian Dividen Bank Mega Rp 1,05 Triliun
PT Bank Mega Tbk (Bank Mega) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyetujui pembagian dividen, yang jumlahnya 40% dari laba bersih, yaitu sebesar Rp1,05 triliun yang akan dibagikan sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara, sebesar Rp1,58 triliun akan dibukukan sebagai saldo laba dan sisanya akan disisihkan sebagai dana cadangan guna memenuhi ketentuan Pasal 70 UUPT. Selain itu, RUPST juga menyetujui pengunduran diri Lay Diza Larentie sebagai wakil dirut perseroan dan C. Guntur Triyudianto selaku direktur perseroan sejak ditutupnya RUPST.
Serta mengangkat Heriwan Gazali sebagai direktur perseroan. Pada tahun buku 2024, Bank Mega membukukan laba bersih sebesar Rp 2,63 triliun, susut dibanding Rp 3,51 triliun pada 2023. Adapun, total asset Bank Mega sebesar Rp 134,92 triliun atau tumbuh 2,17% (yoy). Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) senilai Rp 91,67 triliun dengan rasio dana murah 30,08% atau naik dari 28,83%. “Membaiknya komposisi CASA disebabkan peningkatan pada giro dan tabungan, masing-masing tumbuh 2,54% dan 9,74% menjadi Rp 10,38 triliun dan Rp 17,19 triliun," ungkap Manajemen Bank Mega, Kamis (27/3/2025). (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023