;

Penjualan BYD Terus Melesat, Tesla Anjlok

Ekonomi Yoga 27 Mar 2025 Kompas
Penjualan BYD Terus Melesat, Tesla Anjlok

Penjualan mobil listrik Tesla di Eropa anjlok hingga 49 % dalam dua bulan pertama 2025. Sentimen negatif terhadap sikap politik CEO Tesla, Elon Musk di Eropa dan afiliasinya dengan Presiden AS, Donald Trump menjadi penyebab merosotnya minat pasar Eropa itu. Sementara, mobil listrik China, BYD, membukukan pendapatan 107 miliar USD pada 2024, mengalahkan pendapatan Tesla yang tercatat 77,7 miliar USD pada periode yang sama. Meski dikenai tarif tinggi di pasar Eropa dan AS, prospek penjualan BYD diyakini tetap melesat tahun ini. Anjloknya penjualan Tesla terlihat dari data yang dilansir Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA), awal pekan ini.

Dalam catatan ACEA, selama tiga bulan terakhir penjualan Tesla kurang dari 17.000 unit di wilayah Uni Eropa, Inggris, dan negara-negara Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa. Angka ini jauh lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu, yakni 28.000 unit Tesla. Penurunan juga terjadi ketika penjualan kendaraan listrik melonjak hingga 28,4 % sepanjang dua bulan pertama tahun ini menjadi 255.489 unit. Dari angka tersebut, kenaikan terjadi di pasar Uni Eropa sebesar 15,2 %. Di dua negara Eropa, yakni Jerman dan Perancis, Tesla merasakan kemerosotan penjualan paling tinggi, yakni hampir separuhnya dibanding tahun 2024.

Reaksi keras yang sangat kuat terjadi di Jerman setelah Musk menyuarakan dukungannya terhadap partai sayap kanan AfD. Sebaliknya, penjualan BYD melesat, hampir 4,3 juta unit kendaraan tahun lalu, meningkat 40 % dibanding tahun sebelumnya. Pada Februari 2025, secara bulanan penjualan BYD tercatat 318.000 unit, melonjak 161 %, meninggalkan Tesla. Wakil Presiden BYD, Stella Li mengatakan, pendaftaran untuk pembelian BYD di Eropa selama Maret dan April akan melejit. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :