Stok garam industri habis bulan depan
Kemenperin memberikan sinyal bahwa stok garam untuk industri makanan dan minuman akan habis bulan depan. Relaksasi impor menjadi penting agar tidak menjadi krisis garam industri. Dirjen Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika menerangkan, pemerintah segera menyelesaikan revisi ini, garam untuk industri aneka pangan harus berasal dari dalam negeri. Selain sektor aneka pangan, regulasi ini mencakup 11 subsektor manufaktur lain yang diwajibkan menggunakan garam lokal. "Saat ini, revisi Perpres No. 126 Tahun 2022 sedang dalam tahap harmonisasi untuk memberikan relaksasi impor garam industri," ujar dia dalam konfrensi pers secara daring, Rabu (26/3/2025). Putu menjelaskan, keputusan untuk merevisi Perpres telah diambil pada akhir tahun lalu dalam rapat di Kemenko Bidang Pangan.
Proses revisi telah berlangsung selama tiga bulan terakhir untuk mengatasi keterbatasan pasokan garam di industri pangan olahan. Dia memastikan stok garam industri untuk keperluan Hari Raya Idulfitri dalam keadaan aman. Stok garam yang ada juga sudah dialokasikan untuk mengisi kontrak-kontrak bisnis yang sebelumnya telah diteken. Hanya saja, stok garam industri untuk keperluan Mei dan Juni belum bisa dipastikan. Jubir Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif mengatakan, pihaknya akan mengawal isu kelangkaan garam industri, agar bisa segera teratasi. Sebab, ketersediaan bahanbaku sangat penting untuk menjaga utilisasi produksi, termasuk di sektor manufaktur. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023