;

Tambahan Tarif Trump Mengancam Indonesia

Ekonomi Yoga 26 Mar 2025 Kompas
Tambahan Tarif Trump Mengancam Indonesia

Indonesia dan 14 negara lain bersiap menanggung tambahan bea masuk impor untuk berdagang dengan AS. Surplus neraca perdagangan menjadi penyebabnya. Presiden AS Donald Trump mengumumkan, tambahan tarif bea masuk impor (BMI) berlaku pada 2 April 2025. Ia menyebut tanggal itu sebagai ”Hari Pembebasan” ekonomi AS. ”Kita telah banyak ditipu,” ujarnya kala mengumumkan rencana pemberlakuan tarif itu, Senin (24/3) siang waktu Washington DC atau Selasa WIB. Media AS, The Wall Street Journal dan Bloomberg, melaporkan, ada dugaan pengenaan BMI akan ditunda. Reuters, mengutip dua pejabat AS, menyebut pembahasan BMI masih berlangsung. Ada peluang BMI tetap diberlakukan. Pekan lalu, Menkeu AS, Scott Bessent dan Penasihat Keuangan Gedung Putih, Kevin Hasset mengatakan, AS fokus menaikkan tarif ke 15 negara penikmat surplus terbesar dari perdagangan dengan AS.

Bessent menyebutnya ”dirty 15”. Merujuk data Biro Sensus AS, Indonesia persis di peringkat ke-15 dalam daftar itu, yang menurut data AS, menikmati surplus 19 miliar USD dari perdagangan dengan Washington DC pada 2024. Surplus bagi Indonesia dan negara lain berarti defisit bagi AS. Biro Sensus AS mencatat, defisit neraca perdagangan AS selalu melebihi 1 triliun USD per tahun sejak 2021. Trump menilai hal itu sebagai penipuan dan ingin mengubah keadaan dengan mengenakan BMI. China paling banyak disasar karena mencatat surplus paling besar di antara mitra dagang AS, yakni 319 miliar USD pada 2024. Meksiko dan Vietnam menyusul dengan 175 miliar USD dan 129 miliar USD tahun lalu. Trump menawarkan pengurangan BMI bagi negara yang mau menyeimbangkan neraca perdagangan dengan AS atau memindahkan produksi ke AS. (Yoga)


Tags :
#Impor #USA
Download Aplikasi Labirin :