Menjaga Kepercayaan Pasar agar Rupiah Tidak Anjlok
Mengutip data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) pada perdagangan Selasa (25/3) nilai tukar rupiah ditutup di level Rp 16.622 per USD, membuat rupiah mencatatkan level terendahnya sepanjang tahun 2025, dengan koreksi sebesar 2,79 % dibandingkan akhir 2024. Bahkan, nilai tukar rupiah mendekati level terendahnya dalam lima tahun terakhir, sejak 2 April 2020 pada level Rp 16.741 per USD. Direktur Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Fitra Jusdiman mengklaim, pelemahan rupiah saat ini berbeda dengan kondisi pada 1998. ”Secara fundamental, kondisi Indonesia saat ini jauh lebih baik dibanding krisis moneter 1998.
Sejak pertengahan 2024, rupiah hanya melemah 1,33 %, lebih rendah dari won Korea yang melemah 6,3 % dan rupee India yang melemah 2,74 %,” katanya. Setelah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS pada November 2024, hampir semua nilai tukar negara di dunia melemah. Tekanan terhadap rupiah saat ini terjadi lantaran faktor global yang masih penuh dengan ketidakpastian, dipicu dampak penerapan kebijakan tarif oleh Trump, arah kebijakan bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), yang cenderung lebih ketat (hawkish) dan gejolak geopolitik. Juga, kebutuhan valas korporasi yang meningkat untuk pembayaran dividen menjelang Lebaran juga berpengaruh pada pergerakan nilai tukar rupiah.
Maka, BI berkomitmen untuk terus menempuh berbagai langkah stabilisasi nilai tukar agar kepercayaan pasar tetap terjaga. Dalam hal ini, BI akan memantau pergerakan rupiah sembari memastikannya, yaitu dengan tetap berada di pasar sembari menempuh triple intervention. Intervensi itu dilakukan baik di pasar spot, pasar domestik non-deliverable forward (DNDF), maupun dengan membeli surat berharga negara (SBN) di pasar sekunder secara bold dan terukur. ”Langkah ini untuk memastikan stabilitas nilai tukar dan keseimbangan demand-supply valas sehingga dapat menjaga market confidence,” ujarnya. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023