;

Program MBG Mendukung Ekonomi Lokal dan UMKM

22 Mar 2025 Investor Daily
Program MBG Mendukung Ekonomi Lokal dan UMKM

Kementerian UMKM menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan gizi masyarakat, tapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan, khususnya bagi UMKM. “Dengan alokasi anggaran Rp 171 triliun dan cakupan penerima manfaat sebanyak 82,9 juta orang, program ini membuka peluang besar bagi UMKM untuk berkembang," kata Wamen UMKM, Helvi Moraza, Jumat (21/3/2025). Saat ini terdapat 726 Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 38 provinsi, dengan lebih dari 1.500 UMKM telah bergabung sebagai pemasok bahan baku.

"Seiring dengan target pengembangan 32.000 dapur SPPG pada tahun 2025, jumlah UMKM yang terlibat diproyeksikan akan terus bertambah," kata Helvi. Perputaran ekonomi dalam program ini juga sangat besar, dengan estímasi Rp 30 juta perhari untuk satu dapur SPPG yang memproduksi 3.000 porsi makanan, atau Rp 600 juta per bulan. Untuk memastikan UMKM dapat berpartisipasi secara optimal dalam program MBG, pemerintah telah menyusun berbagai langkah strategis.“Salah satunya adalah memberi kemudahan akses pembiayaan bagi pelaku usaha, schingga mereka dapat memenuhi kebutuhan modal dalam pengadaan bahan baku, peningkatan kapasitas produksi, hingga distribuasi produk pangan." ungkap Helvi.

Pemerintah juga memfasilitasi business matching antara petani, UMKM, platform digital dan ritel guna memperkuat rantai pasok dan membuka akses pasar lebih luas. Pemerintah berupaya menjadikan UMKM sebagai pusat ekosistem pangan melalui pendampingan dalam akses pembiayaan, legalitas usaha, hingga strategi pemasaran.Dengansinergi yang kuat, diharapkan program MBG tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan nasional tetapi juga membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan para pelaku UMKM. (Yetede)


Download Aplikasi Labirin :