;

Penjualan Semen Melorot karena Daya Beli Lemah

Ekonomi Yuniati Turjandini 18 Mar 2025 Investor Daily
Penjualan Semen Melorot karena Daya Beli Lemah

Industri semen masih terus mengalami perlambatan penjualan di dalam negeri. Ketua Asosiasi Semen Indonesia (ASI) Lilik Unggul Raharjo mengatakan, perlambatan tersebut disebabkan masih melerahnya daya beli masyarakat dan melambatnya sebagian besar proyek infrastruktur. Penjualan semen dalam negeri di Februari mengalami penurunan 4,2% dibanding Januari 2025, dimana penjualan semen pada Januari 2025 mencapai 4,9 juta ton, sedangkan Februari sebesar 4,7 juta ton. Jumlah tersebut terdari dari semen dalam kantong 3,3 juta ton atau turun 5,6%, dan semen curah 1,3 juta ton atau turun 0.1%.

“Pada periode Januari-Februari 2025 (YTD) penjualan semen dalam negeri mengalami penurunan 0,2% dengan volume 9,6 juta ton jika dibandingkan dengan periode yang sama tabun 2024," ucap dia di Jakarta, Senin (17/3/2025). Penurunan penjualan semen hampir merata di seluruh wilayab Indonesia, kecuali di Sumatera yang masih tumbuh 8,1% dan di Jawa tumbuh 2,4%. Penurunan terbesar terjadi di Bali dan Nusa Tenggara sebesar 15.7%. Kalimantan masih memperlihatkan tren penurunan dengan -13,9%. "Sementara di Maluku dan Papua juga masih menunjukkan tren negatif di angka 3,1%," ucap dia. (Yetede)


Download Aplikasi Labirin :