Tantangan Siap Dihadapi Agar Otomotif Bangkit
Penjualan otomotif bangkit pada Februari 2025, setelah turun tajam pada Januari. Ini didorong oleh gelaran Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2025 dan lonjakan permintaan menjelang Lebaran. Aksi beli otomotif untuk keperluan mudik Lebaran bakal lebih masif pada Maret 2025, sehingga penjualan diharapkan lebih terkerek lagi. Namun, selepas itu, penjualan otomotif diprediksi kembali mengadapi tantangan, terutama dari pelemahan daya beli masyarakat. Januari 2025, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil secara bulanan (month to month/mtm) turun 22,5% dan secara tahunan 11,3% menjadi 62.843 unit. Penjualan sepeda motor domestik juga turun 6%, menjadi 557.000 unit pada Januari 2025, dibandingkan bulan yang sama tahun yang lalu, sebanyak 592 ribu unit, Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi). Gaikindo mematok target penjualan mobil 2025 mencapai 900 ribu unit. Adapun Aisi memproyeksikan penjualan motor tahun ini berkisar 6,4-6,7 juta unit, naik dari 2024 sebanyak 6,3 juta unit. Bob Azam, Wakil Presiden direktur PT Toyota Motor Manufakturing Indonesia (TMMIN), menegaskan, penjualan mobil menguat pada Fabruari 2025, didorong kenaikan permintaan menjelang Lebaran. Penjualan Toyota diperdiksi naik 5% menjadi 23 ribuan unit pada Feruari. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023