Revisi Insentif Konversi, Perlukah?
Pemangkasan anggaran yang dilakukan pemerintah berpotensi menghambat kelanjutan program konversi sepeda motor bensin menjadi sepeda motor listrik. Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menjelaskan bahwa meskipun Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, telah memberikan sinyal keberlanjutan program tersebut, pihaknya masih perlu mendiskusikan ulang pendanaan yang dibutuhkan setelah anggaran Direktorat Jenderal EBTKE dipangkas sebesar Rp318,6 miliar.
Pada tahun sebelumnya, program konversi sepeda motor mendapatkan subsidi Rp10 juta per unit dari pemerintah dan tambahan dana CSR dari pelaku usaha sebesar Rp5 juta per unit. Namun, dengan pemangkasan anggaran yang cukup signifikan, Eniya menekankan perlunya pembahasan lebih lanjut mengenai keberlanjutan pendanaan dan insentif untuk program tersebut. Selain itu, efisiensi anggaran juga menjadi tantangan dalam pelaksanaannya.
Tags :
#Kebijakan PemerintahPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023