Realisasi Investasi Turun, Terinfeksi Pandemi Korona
Realisasi investasi langsung sepanjang kuartal II-2020 turun 4,3% secara year on year (yoy). Kontributor pertumbuhan ekonomi terbanyak kedua ini tidak bisa terealisasi dengan baik lantaran ikut terdampak pandemi virus corona (Covid-19). Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), total realisasi investasi sepanjang periode April hingga Juni 2020 sebesar Rp 191,9 triliun. Angka tersebut turun 4,3% yoy, bahkan jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, terjadi penurunan 8,9%. Bila dirinci, realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada kuartal kedua sebesar Rp 94,3 triliun, turun 1,4% yoy. Di periode yang sama, Penanaman Modal Asing (PMA) atau foregn direct investment (FDI) tercatat Rp 97,6 triliun, turun 6,9% yoy.
Menurut Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, Pencapaian buruk realisasi investasi di triwulan kedua ini juga mempengaruhi penyerapan tenaga kerja. Di mana, jumlah penyerapan tenaga kerja hanya 263.109 orang, angka ini lebih rendah daripada kuartal sebelumnya yang mampu menyerap 303.085 tenaga kerja. Namun, secara tahunan, jumlah penyerapan tenaga kerja di April-Juni 2020 ini masih lebih baik. Bahlil menambahkan, ke depan tantangan untuk realisasi investasi di Indonesia masih berat. Mengingat, pandemi Covid-19 sampai saat ini belum usai.
Tags :
#Investasi AsingPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023