XLSmart: Harapan Baru untuk Pertumbuhan Bisnis
Merger PT XL Axiata Tbk (EXCL) dengan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) dan akuisisi Link Net (LINK) memperkuat posisi EXCL dalam industri telekomunikasi, menciptakan entitas baru bernama XLSmart Telecom Sejahtera. Menurut Gani, analis Ciptadana Sekuritas, merger ini menciptakan potensi sinergi tahunan senilai USD 300 juta–400 juta selama tiga hingga empat tahun ke depan, dengan fokus pada optimalisasi jaringan, efisiensi operasional, dan memanfaatkan ekosistem grup seperti pusat data dan analitik.
Analis Mirae Asset Sekuritas, Daniel Widjaja, menilai merger ini memberikan dampak positif jangka panjang melalui penambahan pelanggan, variasi paket layanan, serta peluang integrasi dengan ekosistem digital Grup Sinar Mas, seperti DANA dan pusat data. EXCL juga telah meningkatkan harga paket tanpa memengaruhi permintaan, menunjukkan stabilitas pasar.
Selain itu, Aditya Prayoga, analis Phintraco Sekuritas, menyebut EXCL menjadi pemain fixed broadband (FBB) terbesar kedua setelah IndiHome berkat akuisisi Link Net, dengan basis pelanggan mencapai 289.000 per September 2024 (pertumbuhan 40% YoY). Adopsi teknologi memperkuat posisinya, dengan aplikasi digital EXCL telah digunakan oleh 32,2 juta pengguna.
Ketiga analis (Gani, Daniel, dan Aditya) memberikan rekomendasi beli saham EXCL dengan target harga Rp 2.900–3.000, meskipun pada penutupan Senin (20/1), harga saham EXCL turun 0,88% menjadi Rp 2.250 per saham.
Tags :
#TelekomunikasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023