;

Bisnis Gerai Makanan dana Minuman Lokal Mulai Bangkit Lagi

Ekonomi Yoga 18 Jan 2025 Kompas
Bisnis Gerai Makanan dana Minuman  Lokal Mulai Bangkit Lagi
Sejumlah restoran atau gerai makanan minuman merek lokal tetap berekspansi. Mereka memiliki keunggulan lebih mengenal selera konsumen daerah dibandingkan dengan jaringan restoran atau gerai merek internasional. Restoran siap saji bergaya Jepang dan dimiliki pengusaha lokal, Hokben, per Oktober 2024 telah memiliki lebih dari 390 gerai. Gerai sebanyak itu menyebar dari kota besar hingga kota kecil di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Dalam kurun waktu kurang dari empat bulan, Hokben membuka dua gerai Hokben+, restoran baru dengan berbagai fasilitas ruang serbaguna dan fasilitas yang memungkinkan pengunjung melakukan kerja jarak jauh. Saat ditemui dalam acara pembukaan gerai Hokben+ di kompleks Flavor Bliss, Alam Sutera, Tangerang, Banten, Kamis (16/1/2025), Direktur Operasional PT Eka Bogainti (manajemen Hokben) Syamsul Bachri mengatakan, pihaknya berusaha setiap tahun membuka gerai baru. Namun, pemilihan lokasi gerai baru menyesuaikan kondisi daerah dan permintaan konsumen.

”Misalnya, sekarang, di daerah Jakarta, penyebaran gerai Hokben sudah hampir penuh. Begitu pula di Sumatera. Setiap tahun kami tetap mengusahakan ada pembukaan baru,” kata Syamsul. Ketika pandemi Covid-19 melanda, dia menyebut perusahaan juga tetap berekspansi. Lebih kurang 80 gerai baru Hokben dibuka saat itu. Menurut Syamsul, perusahaan berusaha berinovasi dalam bentuk menciptakan menu-menu baru dengan berbagai varian harga. Tujuannya agar pengunjung dari beragam kelas ekonomi tetap datang. ”Isu yang sekarang kami hadapi ialah (penurunan) daya beli. Maka, kami jaga penjualan tetap tumbuh sehingga tetap bisa ekspansi. Kami tawarkan varian harga, seperti kalau ada pembeli tak mampu membeli menu seharga Rp 50.000-an kami memiliki menu Rp 30.000-an dan ada pula yang di bawah itu,” ujarnya. Bisnis makanan minuman merek lokal lainnya juga tetap berekspansi, seperti yang dilakukan Hokben.

Sebagai contoh, Almaz Fried Chicken, rantai restoran cepat saji pendatang baru. Sejak dibuka pertama kali pada pertengahan 2024 hingga akhir Desember 2024, Almaz Fried Chicken telah membuka 37 gerai di Indonesia. Sebagian besar di area Jabodetabek dan ada beberapa kota di Sumatera. Kepada NikkeiAsia,CEO dan Founder Almaz Fried Chicken Okta Wirawan mengatakan, ia ingin membuka 10 gerai lagi pada akhir tahun ini karena berharap dapat mencapai titik impas tujuh bulan setelah membuka gerai pertamanya pada Juni 2024. Restoran Almaz Fried Chicken berusaha memikat konsumen yang sebelumnya makan di jaringan restoran Barat, seperti KFC. ”Pelanggankami merasa bahwa dengan membeli produk Almaz mereka tidak hanya mendapatkan makanan berkualitas, tetapi juga berkontribusi pada tujuan mulia,” katanya. Perusahaan berkomitmen menyisihkan 5 persen dari laba untuk amal, termasuk bantuan untuk Palestina. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :