;

Menggali Peluang dari Emiten Baru

Ekonomi Hairul Rizal 14 Jan 2025 Bisnis Indonesia (H)
Menggali Peluang dari Emiten Baru

Minat tinggi investor terhadap aksi Initial Public Offering (IPO) pada awal tahun 2025, yang tercermin dari oversubscription pada beberapa emiten besar, fenomena ini belum cukup untuk mengerek aktivitas transaksi harian di pasar modal Indonesia. Sejumlah IPO seperti PT Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) dan PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) berhasil menarik dana jumbo dan mencatatkan lonjakan harga saham signifikan. Namun, rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) masih lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, dan IHSG pun menunjukkan penurunan.

Faktor eksternal seperti kebijakan moneter global dan penguatan dolar AS turut mempengaruhi pergerakan pasar, dengan investor asing tercatat melakukan net sell. Meskipun IPO menawarkan alternatif investasi yang menarik, terutama pada emiten yang terafiliasi dengan konglomerasi besar, sebagian investor lebih memilih untuk menunggu dan melihat perkembangan pasar lebih lanjut.

Pakar pasar seperti Irvan Susandy dan Fath Aliansyah mengungkapkan bahwa meskipun IPO menarik minat, tantangan utama adalah sentimen pasar yang lemah, terutama dalam pasar sekunder, serta tekanan dari faktor eksternal. Oleh karena itu, meskipun IPO menunjukkan potensi, keberlanjutan kenaikan pasar tergantung pada faktor-faktor ekonomi dan sentimen pasar yang lebih luas.



Tags :
#Saham #Bursa
Download Aplikasi Labirin :