Meraup Rezeki Dari Makan Bergizi
Pemerintah memulai program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional pada 6 Januari 2025, namun dampaknya terhadap saham emiten sektor pangan belum signifikan. Pandhu Dewanto, Analis Investindo Nusantara Sekuritas, menilai bahwa meskipun ada peluang peningkatan pendapatan emiten di sektor susu dan unggas, margin keuntungan mereka diprediksi tidak banyak berubah karena daya beli masyarakat masih lambat pulih.
Sementara itu, Ekky Topan, Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori, menyebut beberapa emiten seperti PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Ultrajaya Milk Industry Tbk (ULTJ), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) berpotensi mendapat tambahan pendapatan dari program MBG. Uji coba program yang menyasar 600.000 orang menunjukkan potensi dampak lebih besar jika program meluas dan emiten terlibat dalam kemitraan langsung.
Sentimen positif dari program MBG terhadap saham sektor pangan diperkirakan mulai terlihat setelah kinerja kuartal I-2025 dirilis. Pandhu menyarankan strategi buy on weakness, terutama untuk saham sektor ini yang valuasinya dianggap murah. Ekky merekomendasikan mencermati JPFA dengan target harga Rp 2.200–Rp 2.300 dan HOKI dengan target harga Rp 150.
Tags :
#BursaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023