;

Anak Muda Mudah untuk Beli Rumah dengan Digitalisasi Perbankan

Ekonomi Yoga 10 Jan 2025 Kompas
Anak Muda Mudah untuk Beli Rumah dengan Digitalisasi Perbankan
Digitalisasi perbankan mendorong pengembangan aplikasi bagi nasabah. Aplikasi perbankan kian menyasar layanan lebih mudah, lebih cepat, dan lebih murah. Salah satunya kemudahan transaksi properti lewat aplikasi. Pada pertengahan Desember 2024, Bank Tabungan Negara (BTN) merilis aplikasi super Bale by BTN sebagai transformasi aplikasi BTN Mobile. Bale digadang-gadang menjadi aplikasi super yang menghimpun seluruh fitur layanan BTN ke dalam satu aplikasi, termasuk layanan properti dan kredit pemilikan rumah (KPR). Sebelumnya, beberapa aplikasi dan aplikasi super digital telah dikembangkan perbankan, antara lain BNI dengan aplikasi Wondr yang direncanakan lebih lengkap dan menggantikan BNI Mobile Banking. Selain itu, ada pula Livin’ Bank Mandiri untuk layanan e-banking dan BRI dengan aplikasi BRImo. Senior Executive Vice Pre-sident Digital lllll Bank Tabungan Negara Persero (Tbk) Thomas Wahyudi berpendapat, tren digitalisasi perbankan mengarah ke inovasi yang memberikan pengalaman lebih dan solusi bagi konsumen. Konsumen dinilai semakin menghendaki layanan efisien dan personal, bukan lagi sebatas layanan umum. Transformasi digital BTN melalui aplikasi super Bale berpusat pada layanan nasabah yang lebih cepat, lebih murah, dan lebih aman. ”Wajah digital dari perbankan adalah aplikasi super karena paling cepat menjangkau nasabah, kapan pun dan di mana pun, serta lebih murah dan aman. Kalau ini tercapai, (digitalisasi) sudah benar jalannya,” kata Thomas. Thomas menambahkan, fitur Properti Bale menjadi salah satu keunggulan bank yang fokus pada bisnis pembiayaan properti itu. BTN memimpin pasar KPR dengan porsi pembiayaan (market share) 40 persen dari total penyaluran KPR di Indonesia. Fitur Properti, an- lain, menampilkan proyek-proyek properti dari hampir 9.000 pengembang mitra BTN, simulasi pinjaman, pengajuan KPR, dan layanan keperluan rumah
tangga. Pada 2024, nilai KPR lewat aplikasi BTN Properti mencapai Rp 2,5 triliun atau 11 persen dari total nilai KPR di BTN. Pada 2025, pengajuan KPR secara digital lewat Bale ditargetkan senilai 20 persen dari total nilai KPR. Hingga 2024, sebanyak 97 persen transaksi finansial di BTN dilakukan melalui digital dengan volume transaksi tumbuh 106 persen. Pengguna aplikasi digital di BTN mencapai 2,2 juta nasabah. Dengan peluncuran aplikasi super Bale, pengguna aplikasi digital itu ditargetkan berkembang menjadi 3,6 juta nasabah. ”Di Indonesia, pangsa pasar untuk perbankan digital masih sangat besar. Literasi keuangan masih terus didorong. Digitalisasi perbankan akan mendorong inklusi ke uangan, terutama untuk generasi milenial dan Z,” lanjut Thomas. Ceruk ini sangat potensial karena 30-35 persen nasabah BTN adalah generasi milenial dan Z. (Yoga)
Tags :
#Perbankan
Download Aplikasi Labirin :