Misi Baru: Membuat Kertajati Lebih Sibuk
Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, mengalami penurunan penumpang domestik hingga 67% pada Januari-Oktober 2024, tetapi penumpang internasional meningkat signifikan sebesar 139%. Kepala BPS Jawa Barat, Darwis Sitorus, menyatakan bahwa wisatawan mancanegara (wisman), terutama dari Malaysia, menjadi kontributor utama lonjakan ini, didukung pembukaan Tol Cisumdawu dan pengalihan penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara di Bandung.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Benny Bachtiar, mengungkapkan strategi pemerataan kunjungan wisatawan dengan fokus pada kawasan Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan). Upaya ini mencakup pengembangan destinasi, pelibatan influencer, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk menghadapi kebutuhan wisatawan internasional.
Bandara Kertajati juga akan kembali menjadi titik keberangkatan dan kepulangan haji pada 2025, sebagaimana ditegaskan Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, dengan dukungan pembangunan fasilitas Asrama Haji Indramayu, termasuk rencana pembangunan tower tambahan dan klinik kesehatan.
Bank Indonesia melalui Kepala Perwakilan BI Cirebon, Hestu Wibowo, menilai kawasan Ciayumajakuning memiliki potensi besar untuk memanfaatkan keberadaan Bandara Kertajati dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional. Kombinasi peningkatan kunjungan wisatawan, keberangkatan haji, dan strategi pengembangan destinasi menjadikan bandara ini pusat strategis bagi penguatan sektor pariwisata dan ekonomi Jawa Barat.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023