Orangtua Tak Perlu Lagi Beri Uang Jajan untuk Anak-anaknya
Satu per satu ibu-ibu datang ke sekolah, memarkirkan sepeda motor, lalu segera bergegas berkumpul bersama ibu-ibu lain di depan gerbang sekolah. Mereka berbincang ramai sambil menunggu anak-anak mereka bubaran sekolah. Topik hangat pada Selasa (7/1/2025) adalah Makan Bergizi Gratis. Program andalan Presiden Prabowo Subianto ini sangat dinanti para ibu. Bagi mereka yang memegang kendali keuangan keluarga, Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat membantu perekonomian rumah tangga. Farah (43) salah satunya. Warga Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, ini mengaku sangat terbantu program MBG. Sebab, sejak Senin, saat program MBG dimulai, Farah tidak lagi membawakan bekal untuk anaknya yang masih duduk di kelas 2 SD Barunawati, Slipi. Putrinya hanya dibawakan seperangkat alat makan dan botol air minum. Uang jajan Rp 10.000-Rp 15.000 yang biasanya diberikan juga distop sementara. Dia berdalih, ini sebagai bagian dari pendidikan karakter anak agar tidak makan sembarangan di sekolah.
”Alhamdulillah, enggak perlu repot juga masak subuh-subuh, jadi sekarang sesekali saja bawain bekalnya. Uang jajan juga coba distop. Rewel sih dia, tapi, kan, sudah saya antar-jemput, enggak usah jajan, makan di rumah,” kata Farah di SD Barunawati Slipi. Ibu rumah tangga ini menghitung, jika MBG konsisten diberikan setiap bulan, ia bisa berhemat hingga Rp 250.000-Rp 300.000 karena tidak lagi memberikan uang jajan. Dana itu bisa dialokasikan untuk kebutuhan rumah tangga lain, seperti membayar tagihan listrik dan air. Orangtua murid lainnya, Yeni (40), menambahkan, program MBG tak hanya menguntungkan orangtua dalam urusan finansial rumah tangga, tetapi turut membantu orangtua memastikan asupan gizi yang baik untuk tumbuh kembang anak. Dia pun tidak lagi membawakan bekal untuk anaknya. ”Selama ini paling bekalin dia yang simpel-simpel, masak telur dadar, nuget, sosis, buncis. Begitu-begitu saja yang cepat saja, kan, masaknya subuh. Sekarang katanya MBG ini enggak boleh ada makanan olahan, ya, baguslah,” tutur Yeni. Bisa lebih fokus belajar Dengan begitu, orangtua tidak harus khawatir lagi soal asupan makanan selama di sekolah dan anak-anak bisa lebih fokus dalam belajar. Anak-anak pun terlihat antusias menikmati menu sehat yang dimakan bersama teman setiap hari. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023