Program MBG Gerakkan Ekonomi Daerah Lebih Aktif
Program makan bergizi gratis (MBG) akan terus diperluas
hingga menjangkau 19 juta penerima manfaat hingga akhir 2025. Ekspansi MBG bakal
menggerakkan ekonomi daerah, hingga menu program ini berbasis kearifan lokal.
Senin (6/1/2025), merupakan moment bersejarah bagi Indonesia, lantaran MBG mulia
bergulir. Tahap awal, pemerintah mengerahkan 190 Satuan Layanan Pemenuhan Gizi
(SPPG) atau dapur MBG di 26 provinsi dengan jumlah penerima manfaat 570 ribu
orang. Dalam jangka pendek atau pada April 2025, jumlah SPPG ditargetkan
mencapai 937 unit yang diproyeksikan dapat melayani hingga 3 juta penerima
manfaat. Jumlah ini akan terus ditingkatkan, sehingga total penerima manfaat
mencapai 82,9 juta pada 2029. Tahun ini, anggaran MBG ditetapkan Rp 71 triliun.
Di hari pertama pelaksanaan MBG, para pelajar mendapatkan menu bervariasi.
Contohnya, di SD Negeri 5 Cilacap, Tapos, Kota Sepok, Jawa Barat, para pelajar
mendapatkan menu berupa nasi, lauk ayam filet, lauk pendamping berupa tahu,
wortel dan buncis, serta buah jeruk. Sementara itu, di Cimahi, Jawa Barat, menu
MBG terdiri dari atas nasi, ayam opor, satu potong buah semangka, sayur dan
susu. Pemerintah sudah menetapkan nilai menu MBG Rp 10 ribu per porsi. Akan
tetapi, pemerintah tidak menetapkan menu baku MBG yang berlaku di semua daerah.
Intinya, MBG akan memberdayakan sumber pangan lokal. (Yetede)
Tags :
#NasionalPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023