;

Biaya Operasional yang Tinggi Membatasi Profitabilitas

Ekonomi Hairul Rizal 12 Dec 2024 Kontan
Biaya Operasional yang Tinggi Membatasi Profitabilitas
Tingginya suku bunga acuan di level 6% menyebabkan cost of fund (CoF) perbankan meningkat, sehingga menekan profitabilitas hingga akhir tahun 2024. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per September 2024, bank KBMI 4 mencatat kenaikan CoF tertinggi sebesar 39,8% secara tahunan, diikuti KBMI 2 (25%), KBMI 3 (23,7%), dan KBMI 1 (9,3%).

Direktur Utama Bank BJB, Yuddy Renaldi, menyatakan bahwa permintaan special rate dari nasabah korporasi untuk dana besar menjadi salah satu penyebab kenaikan CoF. Yuddy optimistis profitabilitas BJB dapat dijaga dengan mendorong pertumbuhan dana murah (CASA) dan memacu pendapatan berbasis komisi.

Antonius Kunto Widyatmaka, SVP Strategy & Performance Management Bank Mandiri, juga mengakui tingginya CoF akibat likuiditas yang ketat di pasar. Namun, ia optimistis Bank Mandiri dapat menjaga profitabilitas dengan fokus pada aset produktif yang memiliki margin tinggi dan meningkatkan pendapatan non-bunga.

Di sisi lain, Jasmin, Direktur Distribution and Funding Bank BTN, menyebutkan bahwa produk deposito yang sensitif terhadap bunga menjadi penyumbang utama tingginya CoF. Sementara itu, Direktur Bisnis Bank J Trust Indonesia, Widjaja Hendra, mengungkapkan bahwa banknya menjaga laba dengan menyalurkan kredit ke segmen potensial dan tepat sasaran.

Secara keseluruhan, meskipun beban bunga yang tinggi menjadi tantangan besar, bank-bank besar berupaya menjaga profitabilitas melalui strategi efisiensi, diversifikasi pendapatan, dan pengelolaan aset berkualitas.
Download Aplikasi Labirin :