Utang Membengkak, dompet menipis
Dompet warga kelas menengah bawah berpotensi semakin kempis seiring munculnya berbagai wacana pemerintah terkait kebijakan pungutan, seperti kenaikan pungutan pajak pada 2025. Alih-alih bertumpu pada tabungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kelas menengah pun mulai merambah skema cicilan guna me-nyambung hidup. Berdasarkan data Tim Ekonomi Bank Mandiri dalam Mandiri Spending Index, proporsi belanja masyarakat terkait kebutuhan pangan pada November 2024 tercatat 22,1 % atau meningkat dua kali lipat dibanding awal 2023. Proporsi belanja masyarakat terhadap kebutuhan sehari-hari (basic necessities) pada November 2024 tercatat 40,2 %, naik 6,3 % secara tahunan.
Ke depan, beban masyarakat kian bertambah seiring munculnya wacana pemerintah memungut pajak dan kebijakan tarif lainnya yang akan berlaku pada awal 2025. Kebijakan tersebut, antara lain, kenaikan PPN menjadi 12 % dan pembatasan subsidi BBM dengan cara menyalurkannya melalui BLT. Ada pula kenaikan tarif premi iuran BPJS Kesehatan, iuran dana pensiun wajib tambahan, serta iuran asuransi wajib kendaraan bermotor tanggung jawab pihak ketiga (third party liability). Alfredo Bernad Silaban (26), pekerja swasta di DIY, Senin (2/12) merasa keberatan dengan wacana pemerintah tersebut, karena kebijakan tersebut semakin membebani masyarakat.
”Segala bentuk pungutan itu akan sangat memberatkan sekali karena, bagi masyarakat, uang receh pun sangat berharga. Apalagi, dengan tambahan-tambahan pajak yang sebenarnya masyarakat sangat tidak tahu-menahu penggunaannya untuk apa,” katanya. Dengan rata-rata penghasilan setara UMR DIY, sekitar Rp 2,1 juta, Alfredo mengaku hanya dapat memenuhi kebutuhan hidupnya secara pas-pasan. Kenaikan sejumlah barang-barang kebutuhan pokok dan kebutuhan lainnya membuat penghasilannya hampir ludes untuk menyambung hidup. Tak jarang Alfredo terpaksa mengambil pinjaman guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Walhasil utang membengkak dompetpun menipis. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023