ITMG Fokus Pacu Penjualan Batu Bara
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menargetkan volume penjualan batubara sebesar 24,2 juta-24,5 juta ton pada tahun 2024, meningkat 17,22% dibandingkan capaian 20,9 juta ton pada tahun 2023. Hingga sembilan bulan pertama tahun ini, ITMG telah menjual 17,1 juta ton batubara, naik 11,76% dari periode yang sama tahun lalu.
Namun, Yulius Kurniawan Gozali, Direktur Komunikasi Korporat ITMG, menyebutkan bahwa pendapatan perusahaan menurun akibat penurunan harga rata-rata penjualan batubara (Average Selling Price/ASP) sebesar 19,32% secara tahunan (yoy), dari US$ 119 per ton menjadi US$ 96 per ton. Hal ini menyebabkan laba bersih perseroan pada kuartal III-2024 turun 32,72% yoy menjadi US$ 273 juta. Meskipun demikian, margin laba bersih pada kuartal III-2024 meningkat menjadi 24% dibandingkan 19% pada periode yang sama tahun lalu.
ITMG menargetkan laba bersih tahun 2024 sebesar US$ 354 juta, meski realisasinya masih bergantung pada berbagai faktor seperti volume penjualan, harga komoditas, dan efisiensi biaya. Untuk mencapai target, ITMG fokus pada optimalisasi produksi dan pengendalian biaya, terutama di tengah tren harga batubara yang fluktuatif.
ITMG saat ini memiliki cadangan batubara sebesar 1,3 miliar ton dan berencana memanfaatkan sumber daya ini secara maksimal sambil menjalankan efisiensi operasional. Penurunan harga batubara di pasar ekspor pada tahun 2023 menyebabkan laba bersih ITMG turun signifikan sebesar 58,30%, dari US$ 1,2 miliar pada 2022 menjadi US$ 500,33 juta pada 2023.
Menurut Yulius, dinamika pasar dan harga batubara yang tidak dapat diprediksi menuntut perusahaan untuk terus menerapkan manajemen kas yang hati-hati serta strategi efisiensi untuk menjaga keberlanjutan operasional.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023