Kinerja Lesu, Emiten Turun Kasta
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan perubahan papan pencatatan bagi 11 emiten, yang efektif berlaku Jumat (29/11). Hanya PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) yang berhasil naik dari papan pengembangan ke papan utama, sedangkan 10 emiten lainnya turun dari papan utama ke pengembangan. Kenaikan kelas CSRA dinilai mencerminkan kinerja operasional dan keuangan yang positif.
Miftahul Khaer, Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas, menjelaskan bahwa perpindahan CSRA ke papan utama menunjukkan stabilitas keuangan perusahaan. Perubahan ini diharapkan meningkatkan likuiditas saham CSRA dan menarik minat investor institusi, sehingga berpotensi memberikan dorongan harga dalam jangka pendek hingga menengah. Miftahul merekomendasikan trading buy saham CSRA dengan target harga Rp 690, mengingat sentimen positif seperti kenaikan harga CPO global dan valuasi yang masih wajar.
Namun, untuk 10 emiten yang turun kelas, Miftahul menilai hal ini mencerminkan perlambatan atau penurunan kinerja, yang biasanya berdampak pada likuiditas dan kapitalisasi sahamnya.
Sementara itu, Nafan Aji Gusta, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, menilai perpindahan papan pencatatan ini sudah dianggap priced in oleh pasar. Ia mengamati bahwa sebagian besar emiten yang berpindah papan mengalami pergerakan saham dalam tren yang acak (random), seperti CSRA, AXIO, CMNT, dan lainnya. Sementara saham seperti BANK, CBUT, dan SDRA sedang dalam fase koreksi.
Saham CSRA dinilai masih menarik untuk dicermati karena didukung kinerja positif, likuiditas yang meningkat, dan sentimen dari pasar CPO global.
Tags :
#BursaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023