;

Dominasi Petahana di Pilkada Serentak 2024

Dominasi Petahana di Pilkada Serentak 2024
Hasil hitung cepat menunjukkan kandidat yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus mendominasi pilkada serentak 2024, memenangkan lebih dari 28 provinsi. Dominasi ini memperkuat kontrol KIM Plus di pemerintahan pusat dan daerah. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa stabilitas politik dan keamanan menjadi kunci untuk mencapai visi pembangunan nasional.

Dari sudut pandang dunia usaha, stabilitas politik dianggap penting, namun tidak cukup. Bambang Ekajaya, Wakil Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI), menyebut harmonisasi pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk mendukung perencanaan usaha. Roy N. Mandey, Ketua Umum Agra, mengingatkan bahwa dominasi kekuasaan tanpa kekuatan penyeimbang dapat menimbulkan risiko penyalahgunaan wewenang.

Namun, Achmad Nur Hidayat, Ekonom UPN Veteran Jakarta, menyoroti tantangan seperti tingginya angka golput dan potensi ketidakpastian regulasi akibat lemahnya penegakan hukum terhadap pelanggaran politik, seperti politik uang. Hal ini dapat menciptakan ketidakstabilan di masa depan.

Dari sisi kebijakan usaha, Nailul Huda dari Celios menilai bahwa pengaruh pemimpin daerah terhadap investasi relatif kecil karena kebijakan investasi sudah banyak diambil alih oleh pemerintah pusat melalui UU Cipta Kerja. Alphonzus Widjaja, Ketua APPBI, menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah daerah untuk menciptakan iklim usaha kondusif.

Stabilitas politik yang diciptakan kemenangan KIM Plus dapat menjadi peluang bagi aktivitas bisnis dan investasi, tetapi memerlukan pengawasan, transparansi, dan pemerintahan yang bersih agar dapat memberikan dampak positif secara berkelanjutan.
Download Aplikasi Labirin :