Penyaluran Kredit Kepada Usaha UMKM Kembali Mengempis
Penyaluran kredit kepada usaha UMKM industri perbankan per Oktober 2024 sebesar Rp 1.402,3 triliun, tumbuh 4,6% secara tahunan (year on year/yoy). Angka pertumbuhan tersebut mengempis dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang meningkat 5% (yoy). Meskipun secara nominal kredit yang disalurkan mengalami pertumbuhan Rp3 triliun atau hanya 0,21% secara bulanan (month to mont/mtm) per oktober 2024. Apabila dibandingkan dengan akhir 2023, kredit UMKM naik 2,79% (year on date/ytd), namun tren pertumbuhannya memang cenderung melambat. "Pertumbuhan penyaluran kredit UMKM terutama pada skala kecil yang meningkat 7,2% (yoy)," tutur Direktur Ekskutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangannya. Kredit skala kecil tersebut lebih tinggi dibandingkan September yang naik 6,6% (yoy). Sedangkan kredit mikro dan menengah pertumbuhannya menyusut di oktober. Di mana, kredit mikro dari tumbuh 5,1% (yoy) susut dari bulan sebelumnya 2,4% (yoy). Dari komposisinya, kredit UMKM perbankan nasional masih didominasi oleh kredit mikro, yakni 45,46% atau senilai Rp 637,5 triliun. Kemudian, porsi kredit kecil sebesar 32,52% atau sebesar Rp456 triliun per Oktober. Serta kredit skala usaha menengah sebesar Ro308,8 triliun memiliki porsi 22,02% dari total porfolio UMKM. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023