;

Mengurai Sampah Jadi Rupiah dengan kolaborasi bersama

Mengurai
Sampah Jadi Rupiah dengan kolaborasi bersama

Puja Labaika (27) mengayak maggot, larva black soldier fly (BSF). ”Awalnya geli dan jijik. Apalagi makanannya sampah. Sekarang sudah terbiasa,” kata Puja yang sedang memanen maggot di Sentra Budidaya Maggot BSF Kota Padang di Kelurahan Rawang, Kota Padang, Sumbar, Selasa (19/11) siang. Sentra budidaya maggot itu dikelola Kelompok Usaha Bersama (Kube) Organic Feed. Siang itu, ibu dua anak itu dibantu seorang rekan memanen maggot. Ada puluhan biopond, media maggot mengurai sampah organik, yang dibongkar. Ia memperkirakan panen maggot hari itu 200 kg. Firman Agus (45) menuangkan sebakul sampah sisa makanan ke biopond dan segera diserbu maggot.

”Biasanya saya menambah pakan maggot sekali tiga hari. Ditambah ketika sampah di biopond sudah kering,” kata sopir bus sekolah itu di tempat budidaya maggot milik Kube Organic Feed lain di Kelurahan Ranah Parak Rumbio, Padang Selatan. Kube Organic Feed yang dirintis sejak November 2022 merupakan usaha budidaya maggot yang eksis dan terus berkembang di Kota Padang dengan 17 anggota yang bekerja sebagai montir, sopir, sukarelawan dinas lingkungan hidup (DLH), pekerja sosial masyarakat, dan lainnya. ”Tiap bulan, kegiatan kami mengurangi 18 ton sampah organik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Dingin, Padang,” kata Ketua Kube  organic Feed Hendrik Yuriko (45). DLH Padang menyebut, produksi sampah ibu kota Sumbar itu 647 ton per hari dan 65 % di antaranya merupakan sampah organik.

Mayoritas produksi sampah harian masuk ke TPA Air Dingin yang kapasitasnya hampir penuh. Kube Organic Feed mendapatkan pasokan sampah organik dapur dari 12 titik usaha di Padang. Lembaga itu bekerja sama dengan empat hotel, empat rumah sakit, dua sekolah, satu asrama, dan satu rumah makan. Sampah berupa nasi basi dan sisa makanan lainnya itu dijemput ke tempat-tempat tersebut pukul 21.00-23.00. Selanjutnya, dikumpulkan di tempat budidaya maggot di Kelurahan Ranah Parak Rumbio. Paginya, sampah yang terkumpul disortir kembali, lalu disimpan di ember-ember besar. Sampah-sampah inilah yang kemudian disalurkan sebagai pakan maggot di tiga tempat budidaya itu.

Kube Organic Feed membudidayakan maggot di biopond seukuran 120 cm x 240 cm. Total ada 278 biopond yang tersebar di tiga tempat budidaya, yaitu 72 biopond di Ranah Parak Rumbio, 120 biopond di Rawang, dan 86 biopond di Pasa Gadang. ”Oktober lalu hasil panen maggot segar di ketiga tempat itu, 1.410 kilogram. Kami menjual ke petambak ikan Rp 6.000 per kg,” kata Sekretaris Kube Organic Feed Andi Ilham (43). Selain maggot, tiga tempat budidaya itu menghasilkan lebih dari setengah ton kasgot atau sisa pencernaan maggot yang dapat digunakan sebagai pupuk organik. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :