;

Belanja Awal 2024 Dibiayai Lewat Sukuk Global

Ekonomi Hairul Rizal 20 Nov 2024 Kontan
Belanja Awal 2024 Dibiayai Lewat Sukuk Global
Pemerintah Indonesia menerbitkan surat berharga syariah negara (SBSN) berdenominasi dolar AS atau sukuk global senilai US$ 2,75 miliar (sekitar Rp 43,57 triliun) untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan awal tahun 2025 (prefunding). Ini adalah penerbitan sukuk global kedua pada tahun 2024, setelah yang pertama pada Juni senilai US$ 2,35 miliar. Deni Surjantoro, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, mengonfirmasi bahwa sukuk ini bertujuan untuk mendanai program-program pemerintah, terutama yang berkaitan dengan belanja rutin dan program populis, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 71 triliun pada APBN 2025.

Myrdal Gunarto, Global Market Economist Maybank Indonesia, menilai bahwa penerbitan sukuk global ini cukup untuk menutupi pengeluaran rutin pemerintah, termasuk gaji pegawai dan subsidi. Dengan belanja negara yang diperkirakan mencapai Rp 3.600 triliun pada 2025, sukuk ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pendanaan di awal tahun, termasuk untuk pembayaran bunga utang dan belanja modal.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah mempertimbangkan strategi prefunding ini untuk menjaga stabilitas APBN dan memastikan kesiapan instrumen utang. Meskipun demikian, pemerintah masih memiliki opsi untuk melaksanakan lelang rutin surat utang domestik untuk menutupi sisa kebutuhan pembiayaan.
Download Aplikasi Labirin :