;

Sinar Harapan di Emiten Semen

Ekonomi Hairul Rizal 18 Nov 2024 Kontan
Sinar Harapan di Emiten Semen
Program pembangunan 3 juta rumah per tahun yang diusung Presiden Prabowo Subianto diperkirakan membawa dampak positif signifikan pada sektor semen. Menurut Analis CGS CIMB Sekuritas, Bob Setiadi, jika program ini berhasil, permintaan semen domestik dapat meningkat hingga 7% pada 2025, atau sekitar 4,6 juta ton tambahan per tahun. Hal ini menjadi peluang bagi emiten semen untuk meningkatkan volume penjualan mereka, seperti PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR).

Peningkatan ini akan membantu mengatasi backlog perumahan nasional yang diperkirakan mencapai 10 juta unit. Selain itu, program ini juga dapat memberikan manfaat ekonomi luas, termasuk menciptakan hingga 14 juta lapangan kerja baru, khususnya di daerah pedesaan dan perkotaan. Pemerintah juga sedang mempertimbangkan insentif seperti penghapusan pajak properti untuk mendukung keberhasilan program ini.

Meski prospeknya menjanjikan, pelaksanaan program tersebut tetap menghadapi tantangan, termasuk risiko oversupply di pasar semen domestik yang dapat menekan harga jual rata-rata (ASP). Produsen besar merespons dengan meluncurkan merek untuk pasar tier 2, meskipun strategi ini berpotensi menurunkan margin keuntungan.

Analis Sucor Sekuritas, Yoga Ahmad Gifari, menyoroti INTP sebagai emiten pilihan utama berkat potensi dividen tinggi dan penguatan posisinya di Jawa Tengah dan Jawa Timur melalui akuisisi Grobogan. Ia juga merekomendasikan SMGR karena valuasi yang menarik (EV/EBITDA 5x) dan proyeksi pertumbuhan pendapatan sebesar 12% CAGR selama lima tahun ke depan.

Nafan Aji Gusta, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, menilai harga saham emiten semen saat ini masih sideways, tetapi rencana pembangunan rumah skala besar ini dapat menjadi katalis positif untuk sektor semen di masa depan. Yoga merekomendasikan buy untuk INTP dengan target harga Rp 8.900 dan SMGR di Rp 5.400 per saham.
Download Aplikasi Labirin :