;

Proyek Energi Dorong Optimisme Pasar

15 Nov 2024 Kontan
Proyek Energi Dorong Optimisme Pasar
PT Elnusa Tbk (ELSA) diproyeksikan terus menguat seiring meningkatnya aktivitas eksplorasi migas domestik dan katalis positif dari rencana merger dengan PT Pertamina Drilling Service Indonesia (PDSI). Analis Sucor Sekuritas, Andreas Yordan Tarigan, menilai ELSA berada pada posisi strategis untuk memanfaatkan momentum ini, didukung oleh rencana investasi tahunan Rp 500 miliar untuk meningkatkan kapasitas layanan hulu hingga 10% CAGR dalam tiga tahun mendatang.

Segmen hulu, yang menyumbang 34% dari pendapatan dan 60% laba bersih, menjadi fokus utama ekspansi ELSA. Selain itu, merger dengan PDSI akan memperkuat kapasitas laba dan prospek pertumbuhan ELSA, karena PDSI mencatatkan laba tahunan Rp 456 miliar, 7% lebih tinggi dari ELSA. Analis memprediksi laba ELSA tumbuh 18% CAGR hingga mencapai Rp 1 triliun pada 2027, dengan pendapatan diproyeksikan tumbuh 5% CAGR, sementara margin bersih meningkat dari 5% menjadi 7%.

Namun, tantangan tetap ada. Analis Sinarmas Sekuritas, Inav Haria Chandra, mencatat penurunan laba bersih kuartal III-2024 sebesar 31% yoy akibat kerugian valas, meskipun akumulasi laba bersih Januari-September 2024 tumbuh 35% yoy menjadi Rp 551 miliar. Faktor eksternal seperti efek kemenangan Donald Trump sebagai Presiden AS juga perlu diwaspadai. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, memperingatkan potensi pelemahan rupiah dan harga minyak dunia jika kebijakan Trump meredakan konflik Timur Tengah.

Namun, jika tensi geopolitik tetap tinggi dan OPEC+ melanjutkan pembatasan produksi, kenaikan harga minyak dapat menjadi katalis positif bagi ELSA, mendorong aktivitas eksplorasi klien dan tarif jasa migas. Andreas merekomendasikan buy dengan target harga Rp 860, sementara Inav menyarankan buy di Rp 650, dan Nafan memberikan rekomendasi hold dengan target Rp 424 per saham.
Tags :
# #Korporasi
Download Aplikasi Labirin :