;

Perusahaan modal ventura memperluas portofolio investasi ke sektor ritel, industri kesehatan dan gaya hidup.

Ekonomi Yoga 20 Nov 2024 Kompas
Perusahaan modal ventura memperluas portofolio investasi ke sektor ritel, industri kesehatan dan gaya
hidup.

Perusahaan modal ventura ramai-ramai memperluas portofolio investasi ke usaha rintisan yang bergerak di sektor ritel, industri kesehatan, dan gaya hidup. Sektor-sektor ini dianggap masih memiliki prospek di tengah kondisi perekonomian yang masih menantang. Beberapa perusahaan modal ventura yang melakukan langkah itu, di antaranya, Trihil Capital; OCBC Ventura, perusahaan modal ventura bagian dari OCBC grup; dan Init-6, perusahaan modal ventura yang didirikan Achmad Zaky dan Nugroho Herucahyono setelah keluar dari Bukalapak. Tahun ini, Trihil mengumumkan dua portofolio baru investasi di sektor ritel, yaitu Seindonesia dan Hiboo Baby.

Seindonesia merupakan usaha yang bergerak di bidang restoran sei, daging asap asal NTT. Sementara Hiboo Baby adalah usaha di bidang makanan dan perawatan kulit bayi. Sementara sepanjang tahun 2024, OCBC Ventura berinvestasi di tiga usaha rintisan bidang ritel, yaitu Vilo, Faster than Light (FTL) Fitness, dan Kopitagram. Vilo merupakan usaha rintisan yang memproduksi gelato. FTL Fitness bergerak di pusat kebugaran dan hiburan. Adapun Kopitagram merupakan bisnis kedai minuman kopi lokal. Sementara Init-6 belum lama ini mengumumkan telah melakukan penyertaan investasi ke Torch, perusahaan yang bergerak di sektor gaya hidup dengan produk utamanya ialah tas kantor.

Init-6 juga berinvestasi pada Uma Women, perusahaan yang berkecimpung di produksi produk sanitasi dan kesehatan perempuan. Vice President of Investments Trihil Capital, Valerianus Ian Sulaiman, Senin (18/11) di Jakarta, mengatakan, pemakaian media sosial yang marak membawa peluang bagi bisnis ritel dan gaya hidup. Media sosial melahirkan tren baru yang dibawa kelompok konsumen milenial dan generasi Z. ”Kondisi perekonomian sangat menantang. Kendati pemilihan presiden dan wakil presiden sudah usai, investor tetap bersikap wait and see. Karena itu, harus ada portofolio (investasi usaha rintisan) yang tetap bisa menyasar ke pasar luas dan masuk ke semua segmen konsumen,” ujarnya. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :