;

Dengan Imbalan Jutaan Rupiah Calo bergerilya Janjikan Kelulusan Guru Honorer

Dengan Imbalan Jutaan Rupiah Calo bergerilya Janjikan Kelulusan Guru Honorer

Praktik percaloan marak terjadi dalam seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Calo bergerilya mendekati guru honorer dengan menjanjikan kelulusan seleksi PPPK. Atas tawaran itu, calo mematok uang jasanya hingga belasan juta rupiah. Sebagian guru honorer tergiur mencoba peruntungan. Di Batu Bara, Sumut, Faisal, adik mantan Bupati Batu Bara Zahir, memerintahkan Kadis Pendidikan Batu Bara, Adenan Haris dan Sekdis Pendidikan, Darwinson Tumanggor meminta uang peserta seleksi guru PPPK senilai Rp 30 juta. Perintah tersebut dilaksanakan Darwinson bersama Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan, yang meminta uang kepada peserta seleksi Rp 40 juta untuk membantu kelulusan guru PPPK.

Informasi ini tertuang dalam laman PN Medan http://sipp.pn-medankota.go.id/index.php/detil_perkara yang diakses pada Minggu (17/11). Marni, bukan nama sebenarnya, peserta seleksi tahun lalu, membenarkan adanya permintaan uang itu. Sehari sebelum pengumuman kelulusan, ia menerima telepon dari seseorang yang mengaku perantara Darwinson. Perantara menginformasikan Marni tidak lulus karena nilainya tidak cukup. Perantara mengatakan, Marni bisa lulus jika membayar Rp 50 juta. ”Calo itu menawarkan posisi saya naik dan masuk formasi, tetapi biayanya Rp 50 juta. Saya tidak mau, hingga akhirnya saya tidak diluluskan,” ucapnya. Persekongkolan ini terbongkar. Atas laporan warga, penyidik Polda Sumut mengusut kasus ini. Per Sabtu (16/11) kasus ini dalam proses persidangan PN Medan. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :