;

Program pemerintah, pembangunan 3 juta rumah per tahun

18 Nov 2024 Kompas
Program pemerintah, pembangunan 3
juta rumah per tahun

Pemerintahan Prabowo-Gibran mencanangkan program pembangunan 3 juta rumah per tahun. Sejumlah asa muncul dari masyarakat, khususnya masalah keterjangkauan harga. Respons warga sebagai berikut; “Saya adalah nasabah KPR bertenor 20 tahun. Di tengah kondisi perlambatan ekonomi dan daya beli, saya berharap bunga kredit bisa turun. Hanya saja memang dari awal sudah memilih bank yang bisa kasih bunga kompetitif dan fixed, jadi sudah bisa ukur kemampuan sampai lunas. Ide pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo menarik. Menurut saya, idealnya tenor KPR 10-15 tahun cukup sehingga yang perlu dipotong itu bunga dari banknya biar terjangkau,” ujar Yuliana Hema (24), Karyawan swasta di Jakarta.

”Program 3 juta rumah itu kebijakan populis yang bagus kalau pelaksanaannya tepat sasaran. KPR, idealnya menyesuaikan kemampuan pendapatan. Untuk tenor sekarang yang rata-rata 15-20 tahun cukup ideal karena kalau dibatasi kurang dari itu, saya yakin banyak yang enggak mampu. Namun, kalau diperpanjang jadi 30 tahun juga menguntungkan, sih, buat masyarakat menengah-bawah yang gajinya pas-pasan agar tetap bisa punya rumah, ujar Fariza Rizky Ananda (25) Pekerja swasta, di Jakarta. ”Boleh saja pemerintah punya program 3 juta rumah. Harapannya cicilan murah dan tenor panjang. Juga, harus selaras antara lokasi rumah dan tempat kerja karena berpengaruh ke produktivitas warga. Lalu, kualitas bangunan juga harus diperhatikan. Jangan sampai karena ini dibangun massal, ada masalah di setiap rumah. Soal besaran cicilan, paling ideal maksimal 30 % dari pendapatan bulanan dengan tenor paling lama 15 tahun, kata Innesyifa Haqien Pegawai swasta di Tangsel. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :