Judi Daring adalah Bencana Sosial
Judi daring merambah ke seluruh lapisan masyarakat. Selain merusak tatanan nilai masyarakat, judi daring juga mengganggu fungsi otak orang yang terjerat judi. Data intelijen dari Kemenko Polhukam tahun 2024 mencatat, 9,8 juta orang di Indonesia terlibat judi daring dan 80 % merupakan masyarakat ekonomi rendah dan menengah. Uang mengalir ke luar negeri dari judi daring diperkirakan Rp 900 triliun per tahun. Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Jumat (15/11) menyatakan, judi daring jadi bencana sosial. Sebab, praktik itu menghancurkan seluruh sendi kehidupan, baik ekonomi, sosial, psikologis, dan keluarga, pada orang yang terlibat (Kompas, 16 November 2024).
Kecanduan judi daring merusak diri sendiri dan orang sekitar, terutama dari aspek keuangan. Banyak orang yang mengalami kecanduan judi daring menjadi terlilit utang, kehilangan pekerjaan, bahkan mendorong mereka bertindak kriminal demi mendapat uang untuk berjudi. Dampak kecanduan judi daring pada sistem otak sama buruknya dengan kecanduan narkoba. Kecanduan itu terjadi karena kerusakan fungsi otak. Jadi, otak hanya akan mengingat saat menang taruhan sehingga menginduksi untuk bermain judi lagi. Akibatnya, perilaku judi sulit dihentikan. Saat ini, prevalensi kecanduan judi di Indonesia mencapai 2 %. Jumlah orang yang dirawat akibat kecanduan judi daring pun terus meningkat. Di RSUP Cipto
Mangunkusumo Jakarta, ada 126 pasien rawat jalan terkait kecanduan judi daring pada Januari-Oktober 2024. Jumlah pasien rawat inap terkait judi daring 46 kasus pada 2024 atau naik tiga kali lipat dari tahun sebelumnya. Sekitar 80 % pasien kambuh dalam tiga bulan pertama dirawat. Tugas Pemberantasan Perjudian Daring yang dipimpin Menko Polhukam hendaknya mengedepankan penangkapan para bandar judi daring dan oknum utama dalam perjudian. Karena telah menjadi bencana sosial, semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat luas, mesti bahu-membahu memberantas judi daring. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023