1.836 Anak Jakarta terjerat judi
Sedikitnya 1.836 anak di Jakarta terjerat judi daring tahun ini. Nilai transaksinya Rp 2,29 miliar. Peran orangtua dibutuhkan untuk mengawasi berbagai aktivitas digital anaknya. Terlebih, judi daring sering dikemas secara menarik dengan menggunakan modus gim daring. Pj Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, mengutip data PPATK, menyebut, 1.836 anak di Jakarta terlibat judi daring dalam 19.555 kali transaksi senilai Rp 2,29 miliar pada 2024. Anak-anak itu berada di rentang usia 11-17 tahun. ”Pemprov DKI Jakarta mendukung program pemerintah pusat terkait literasi digital sebagai upaya mengatasi judi online.
Salah satunya acara literasi digital yang digelar bersama Kemenkomdigi,” kata Teguh saat menghadiri acara edukasi dan literasi digital bertema ”Pencegahan dan Penanganan Judi Online (Judol) di Lingkungan Sekolah dan Masyarakat” di Semper Barat, Cilincing, Jakut, Selasa (12/11). ”Perlu bekal literasi digital yang baik bagi orangtua untuk menghindari judi online pada anak. Selain itu, orangtua juga perlu berperan dalam mendampingi anak-anak saat berinteraksi di dunia maya secara aman dan bijak,” ujar Teguh. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023